Taman Nasional Tanjung Puting
Tanjung Puting
National Park
Kalian pernah tidak melihat
jenis binatang yang satu ini ?
. . . . atau yang ini ?
Kagak tau yahh ??
Mungkin kalian
pernah menjumpainya di TV ? atau majalah. Nah kawan, binatang ini berasal dari
daerahku ( ), ada di Kalimantan dan ada juga di Sumatera. Indonesia PunyA LHO
!!
Lebih tepatnya
di TNTP Tanjung Puting, Kumai,
Kab.Kobar, Kalimantan Tengah.
Disana adalah
sebuah Alam yang menurut saya surga bagi Alam, khususnya hewan primata seperti
mereka. Kalimantan adalah Paru-paru Dunia, yang sangat dibutuhkan bagi seluruh
plosok dunia. Hutan Hujan Tropis adalah jenis hutan yang terdapat di
kalimantan. Taman Nasional
Tanjung Puting (TNTP) adalah taman nasional pertama yang dijadikan tempat
rehabilitasi orang utan. Tanjung
Puting adalah pusat konservasi alam flora dan fauna, terutama
untuk orangutan Kalimantan (BORNEO).
Berbagai satwa khas dan langka Indonesia di
lindungi terdapat di taman nasional ini, antara lain ;
·
Bekantan (Nasalis larvatus),
·
Owa Kalimantan (Hylobates Muelleri)
dan
·
Orang utan (Pongo pygmaeus),
·
serta, masih banyak
lainnya 9 spesies primata
·
hampir 250 spesies
burung, 28 spesies mamalia besar
Dari situs resmi Kementerian Kehutanan
saat dikunjungi detiktravel, Rabu(23/11/11), TNTP memiliki beberapa lokasi yang
menarik untuk dikunjungi. Lokasi pertama yang bisa dikunjungi adalah Tanjung Harapan. Tanjung harapan adalah
stasiun pertama yang dijadikan sebagai lokasi rehabilitasi orang utan. Tempat
ini berada di hutan sekunder dan hutan rawa yang dilengkapi dengan wisma tamu,
pusat informasi dan jalan trail.
Lokasi selanjutnya yang tak kalah menarik adalah Pondok Tangguy. Di Pondok Tanggui Anda dapat melihat langsung aktivitas orang utan di habitat aslinya tanpa harus menganggunya lewat kontak langsung. Pondok Tangguy tetapkan khusus untuk program anak orangutan dan semi-liar rehabilitasi.
Lokasi selanjutnya yang tak kalah menarik adalah Pondok Tangguy. Di Pondok Tanggui Anda dapat melihat langsung aktivitas orang utan di habitat aslinya tanpa harus menganggunya lewat kontak langsung. Pondok Tangguy tetapkan khusus untuk program anak orangutan dan semi-liar rehabilitasi.
Dan masih ada tempat-tempat lainnya yang
dapat dikunjungi, seperti Camp Leake, Buluh Besar dan Sungai Buluh Kecil, Sungai Cabang.
Kawasan
Taman Nasional Tanjung Puting merupaka ekosistem
hutan hujan tropika dataran rendah, didalamnya terdapat 7 (tujuh) tipe vegetasi
yaitu;
·
Hutan Bakau
(Mangrove),
·
Nipah,
·
Hutan Rawa,
·
Hutan Gambut Rawa,
·
Hutan Ilalang,
·
Kerangas dan
·
hutan Dipterocarpus
Tanah Kering.
·
kemudian juga lebih
dari 600 jenis pohon
Perkiraan Biaya Menuju TNTP :
§
Biaya masuk TN Tanjung Puting :
Wisatawan lokal: Rp7.500,- per hari. Biaya parkir klotok Rp50.000,- per trip. Jika membawa kamera, dikenakan tarif Rp5.000,- per trip dan handycam Rp15.000,- per trip.
Wisatawan lokal: Rp7.500,- per hari. Biaya parkir klotok Rp50.000,- per trip. Jika membawa kamera, dikenakan tarif Rp5.000,- per trip dan handycam Rp15.000,- per trip.
§
Wisatawan asing: Rp70.000,- per hari. Biaya
parkir klotok Rp50.000,- per trip. Jika membawa kamera, dikenakan tarif
Rp50.000,- per trip dan handycam Rp150.000,- per trip.
Untuk
menuju Pangkalan Bun, Kalteng, kita dapat sampai dengan menggunakan ;
ü
Jalur darat ( Mobil, Bus, Sepeda motor
dll )
ü
Jalur Laut ( Kapal, Kelotok, sepit dll
)
ü
Jalur Udara ( Pesawat, helikopter, dll
)
Untuk
menuju lokasi TNTP (Taman Nasional Tanjung Puting) dari Pangkalan Bun, menuju
Kumai dan dilanjutkan dengan menggunakan kapal.
By
Editor/by : Wahyu Adiatama

















Tidak ada komentar:
Posting Komentar